Saturday, May 22, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Sebuah fenomena, dan mungkin hanya buat sebagian orang di dekatku. Berawal dari sebuah masalah yang timbul diacaraku bulan puasa tahun 2007 untuk alumni SMA Muhammadiyah Wonosobo angkatan 2004. Acara buka puasa yang kami buat dan didesain dengan rapi, hancur berantakan hanya karna beberapa orang yang mungkin seharusnya tidak ada di sana. Mungkin. Sebenarnya nggak gitu banget sih... Beberapa orang yang "tidak diundang" itu emang sebelumnya sudah diundang oleh salah satu temanku yang ikut jadi panitia buka puasa ini dan memang bahwa mereka bukan alumni Muhi. Dengan senang hati aku dan panitia mempersilahkan mereka mengikuti acara ini. Kupikir itu nggak akan jadi masalah karna mereka (panitia dan temannya itu) sudah berteman baik. Ternyata tidak. Di saat aku sedang menyiapkan kue ulang tahun salah dua teman kami yang kebetulan ulang tahun di bulan itu (Oktober), terjadi sebuah masalah di tempat acara ini berlangsung. Ternyata ada seorang alumni Muhi yang tidak suka dengan kedatangan "tamu tak diundang" ini. Dan akhirnya mereka pun berantem di sana. Fiuhhhh.... merepotkan saja.
Beberapa kejadian berlalu dengan cepat. Aku yang merasa bertanggungjawab atas kelancaran acara itu pun harus menjadi penengah kedua belah pihak yang berseteru. Oke. Masalah pun selesai. Semua kembali ke rumah masing-masing, kecuali panitia dan "tamu yang tak diundang" itu. Setelah bercakap-cakap agak lama dan berdamai, entah kenapa kita sepakat untuk membuat sebuah komunitas. Berhari-hari kami mencari sebuah nama yang cocok untuk komunitas ini. Dan akhirnya didapatkan sebuah nama yang mungkin ini adalah gambaran dari tipikal-tipikal penghuninya, Trouble Maker. Yeahhh.... dan sekarang aku benar-benar berpikir bahwa nama ini diambil berdasarkan tipikal anggotanya. Kenapa aku berpikir begitu? Gimana nggak, masalah satu selesai, masalah yang lain mulai bermunculan.
Kupikir dengan adanya masalah-masalah itu, kita semua akan menjadi lebih dewasa. Tapi ternyata tidak. Beberapa orang berlari begitu cepat, dan sisanya hanya jalan tempat di tempat yang sama. Terkadang aku nggak ngerti apa yang dipikirkan oleh orang-orang yang hanya "jalan ditempat" itu. Entah bagaimana mereka mengartikan sebuah persahabatan dan roda waktu yang terus berputar begitu cepat. Hellooowwww.... pliss deh.... ini udah nggak sama kayak dulu lagi. Kondisinya udah beda. Waktu terus berjalan. Bahkan alun-alun Wonosobo pun sekarang sudah jauh berbeda dari 3 tahun yang lalu. Ini udah bukan 2007. Sekarang 2010, hampir 2011. Ya iyalah...semua orang juga tahu itu kaliiii.....
Aku nggak tahu apa yang mendasari salah satu dari kalian SMS seperti itu, intinya sebuah SMS yang membuatku berpikir dan ilfil dengan itu semua. Aku lupa kalimatnya gimana, yang jelas itu bikin aku nggak respect lagi pada TM. Apalagi dengan mengatasnamakan PERSAHABATAN. Setelah kutanya pada orangnya, dia hanya beralasan bahwa dia kangen dengan anak TM. Oh my God........!!!! Gila kali dia. Dengan kalimat yang SEAKAN-AKAN kita semua dah nglakuin sebuah kesalahan besar dan harus meminta maaf padanya dan dia hanya berucap "sebenarnya aku kangen sama kalian". Padahal sebelum ini nggak pernah ada kejadian besar yang mengharuskan kita semua minta maaf padanya. Dan kupikir sebelum ini kita semua adem ayem kok, nggak ada masalah. "Fuck!!!" itu yang kuucapkan pada salah satu temanku yang juga di SMS hal yang sama.
Bukannya aku dan beberapa yang lain udah nggak peduli pada apa yang sudah kita buat bareng-bareng, tapi ketahuilah bahwa sekarang semuanya sudah berbeda. Kita udah bukan siswa SMA yang baru lulus kemarin. Banyak hal yang harus dilakukan dan tidak hanya untuk bersenang-senang. Tolong artikan kata "persahabatan" itu baik-baik. Jangan memunculkan sebuah masalah hanya dari satu kata itu. Ingat! Kondisi teman-teman sekarang sudah berbeda dari 3 tahun lalu dan semuanya pasti berubah. Hanya satu yang tidak akan pernah berubah, persahabatan kita akan selalu ada di hati kita semua.
Read More..
Monday, May 17, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Pameran Fotografi “Jogja Photograph de Culture” dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.
PELAKSANAAN
30 Mei - 6 Juni 2010
Taman Budaya Yogyakarta.
KATEGORI
SMA / SMK
Mahasiswa / Umum
ACARA
Lomba Fotografi
Workshop Fotografi
Pameran Fotografi.
TOTAL HADIAH
Rp 3.250.000,00
DEWAN JURI
M. Fajar Apriyanto, M.Sn. S.Sn.(Kajur Fotografi Fak.Media Rekam, ISI)
Latief Nur Rochman (Redaktur SKM Minggu Pagi)
Kicung Hartono (Fotografer Q-Studio)
PENDAFTARAN
Dibuka dari tanggal 17 – 25 Mei 2010
Pukul 10.00 – 15.00 WIB di Sekretariat Bersama 3 LPM Journal, STMIK Amikom Yogyakarta.
Dimeriahkan oleh Andre dan Ai (MC), Baloka Percussion, AMO.
Contact Person : Arka 085727150959 | Mey 085726517767 | Arya 081328575004
Email : lpmjournal@gmail.com
[sumber : www.lpmjournal.com]
Read More..
Monday, May 17, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Deadline: 30 Juni 2010
Kirim entri foto venue TLDM selanjutnya dan menangkan hadiah jalan-jalan ke Hongkong!
Apabila kamu mengetahui suatu tempat di Indonesia yang memiliki nilai positif yang bisa menjadi inspirasi bagi venue lain di Indonesia, memberikan kontribusi yang baik bagi lingkungan sekitarnya tetapi belum terpromosikan secara baik dan masih sedikit diketahui oleh warga Indonesia kebanyakan. Jika memang kamu tahu tempat seperti ini, sekarang waktunya kami berbagi ke seluruh dunia! Talk Less Do More!
APA YANG HARUS KAMU LAKUKAN?
Kirim foto tempat/Venue yang menurut kamu memenuhi kategori di atas. Tuliskan deskripsi singkat sebagai alasan mengapa kamu pilih tempat ini.
SIAPA YANG BERPARTISIPASI
Warga Negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas berhak untuk ikut kompetisi ini. Jika menang, para peserta akan diminta untuk menunjukkan KTP sebagai buktinya. Peserta yang tidak dapat menunjukkan bukti KTP akan didiskualifikasikan.
MEDIUM APA YANG KAMU DAPATKAN?
Foto dan deskripsi singkat (max 300 kata)
PERIODE KONTES
01 April 2010 – 30 Juni 2010
Ikut Serta
Download brief
Download peraturan
Untuk info lebih lanjut tentang Clas Music Heroes, silakan klik di sini:
http://www.clasmusicheroes.com
[sumber: http://ajangkompetisi.com/]
Read More..
Tuesday, April 06, 2010
|
By Rivki Novita Putri
UKM Jurnalistik, itulah nama pertama yang kucari dalam daftar list UKM di STMIK Amikom Yogyakarta. Dan ternyata. . . tralaaa.......jreeennggg.... nama itu tertera di sana. Hmm... dalam sadarku aku hanya bisa tersenyum-senyum sendiri. Senang sekali rasanya aku bisa kembali belajar jurnalistik setelah lulus SMA. Yoyoiii.... gimana nggak seneng, orang tuaku aja sampai tahu betapa gandrungnya aku sama jurnalistik. Nggak perlu pikir panjang untuk daftar UKM Jurnalistik buatku, EXPO '07 di hari pertama,,,cap cip cus langsung kuambil formulir pendaftaran UKM Jurnalistik di stand mereka. Aku lupa berapa duit yang harus kuberikan untuk mengganti selembar formulir itu, tapi tak apalah, ikhlas kuberikan semuanya untuk jurnalistik. hohohoo... lebay dikit yeee... ^^
Sipppphh... akhirnya aku bisa bergabung dengan UKM Jurnalistik dan menjadi calon anggotanya. hhmm... masih calon anggota. Konon katanya kalo belum ikut yang namanya PPJ, maka belum resmi menjadi anggota. PPJ? Apa itu? Pertanyaanku terjawab sudah pada tanggal 20-24 Januari 2008, di mana yang namanya PPJ itu diadakan. PPJ adalah Penggalian Potensi Jurnalistik untuk mengenalkan dunia jurnalistik kepada calon anggota UKM Jurnalistik. Waktu itu 2 hari untuk teori dan 2 hari untuk outbond. Di sana lah aku berkenalan dengan teman-teman baruku di UKM ini. Seingatku ada sekitar 28 orang yang mengikutinya. Banyak hal yang kudapat dari PPJ. Mulai dari ilmu jurnalistik, persahabatan, kekeluargaan, semuanya ada di sana.
Angkatan 2007 UKM Jurnalistik buatku, mereka semua sangat kompak. Menyenangkan. Membuatku mengerti akan banyak hal. Mengajariku berbagai macam warna kehidupan. Semua kudapatkan di sana. Tapi saat itu aku sama sekali nggak ngerti bagaimana sistem di UKM ini sendiri. Aku merasa bahwa angkatanku dilepas begitu saja oleh para pengurusnya (saat itu kepengurusannya Sukma). Buletin, majalah, dan pameran fotografi hanya kami yang membuat dan melaksanakannya. Hanya sedikit sumbangsih dari pengurus. Tapi saat itu, aku cuek dan tak mau tahu. Yang kupikirkan adalah aku ingin berkarya tapi aku bingung bagaimana caranya. hmm... parahnya...... Oh ya, aku sedikit mengingat suatu hal, Musikalisasi Puisi, hmm... acaranya yang menyenangkan buatku. Tapi sayangnya, waktu pas aku tampil hujan turun dan acara dilanjutkan di sekber (tadinya di Taman). Nggak seru banget. . . . . . masa' baca puisi di sekber dengan lampu yang menyala terang benderang. fiuhhhh.....
Desember 2008, sepertinya aku sedikit mengingat kejadian ini, ya... reorganisasi UKM Jurnalistik periode 2008/2009. Seingatku acara ini diadakan di sekber dengan segala kesederhanaannya. Waktu itu kandidatnya adalah Imam Muttakin, Ahmad Fikri Fakih Faq, dan Babang Juwanto. Aku tak terlalu mengikuti prosesi pemilihan ini, waktu itu pikiranku terbagi oleh hal lain yang buatku cukup penting pada saat itu. Dengan berbagai pertimbangan akhirnya terpilihlah Imam Muttakin sebagai Pimpinan Umum UKM Jurnalistik periode 2008/2009. Pelantikannya pun diadakan dengan cukup mewah di bawah atap Ruang Citra STMIK Amikom Yogyakarta dengan mengundang beberapa "pejabat" kampus.
PPJ 2008, beberapa orang terjebak dalam acara di Desa Wisata Turi. Menyenangkan. Tapi di sinilah awal mulanya terjadi tragedi 2007, di mana hampir semua angkatan 2007 setelah kegiatan ini mengundurkan diri dengan berbagai alasan, dan sebagian tanpa alasan. Kenapa ku bilang tanpa alasan, karna yang sebagian itu tampaknya sudah enggan dan malas berurusan dengan beberapa orang di dalam. Mungkin karna sudah bosan, susah bagi waktu, dan yang paling utama seperti karna sakit hati. Hmmm....
Oke, beranjak dari PPJ 2008 yang teramat menyakitkan bagi angkatan 2007. Berbagai program kerja (kepengurusan Imam Muttakin) dilalui dengan cukup menyenangkan. Walaupun pada kenyataannya aku sempat vakum dan gak aktif selama 4 bulan. Mungkin karna saat itu aku diberi kepercayaan untuk memegang posisi sebagai koordinator Kesekretariatan PPM 2009 sehingga waktuku juga tak cukup banyak untuk Journal, mungkin karna pada saat itu juga hatiku masih sangat kacau balau perihal tragedi PPJ 2008 dan beberapa faktor lainnya yang menyebabkan ku enggan berada di tempat itu. Akhirnya terdengar juga acara Launching Majalah D'journal edisi kedua (entah waktu itu bulan apa). Saat itu banyak teman yang bertanya padaku baik melalui sms, telpon, dan bahkan datang langsung ke tempatku, "Vit, kamu gak datang launching?" kubilang, "Nggak, malas."
Kemudian entah pada bulan apa juga, ada sms masuk yang mungkin bagiku sangat menyakitkan dan membuatku menangis. hmm... sungguh air mata ini sudah terbuang banyak untuk Journal. Berhari-hari baru bisa kulupakan isi sms itu (walaupun sekarang masih inget betul isi smsnya) dan kuputuskan untuk mundur dari Journal. Saat itu pikiranku masih bercampur aduk tak menentu. Beberapa bulan pikiran "Mundur atau Maju" mendominasi otakku yang sudah cukup ruwet dengan berbagai permasalahan di luar itu. Sampai pada saat di mana Imam (selaku PU pada saat itu) mengundang para anggotanya untuk ditanyai satu persatu perihal konsistensi dan kejelasannya masih mau maju atau mundur. Aku nggak bisa mikir apa-apa pada saat itu. Mulutku berkata aku mau mundur, tapi hatiku berkata aku mau tetap di sini. Tau kah kamu...? Bahwa "Benci"nya KOTAK jadi soundtrack-ku pada saat itu...saat denger lagu itu jadi inget semua tentang Journal. Akhirnya pada saat giliranku, aku memutuskan untuk tetap berada di Journal dan kembali beraktifitas di dalamnya. Saat itu tanpa pertimbangan sama sekali. Tau-tau mulutku berkata "Ya, aku mau tetap di sini".
Setelah itu ada perekrutan anggota baru, di tahap wawancara aku disuruh ikut mewawancarai calon anggota itu. Semuanya berjalan lancar. Tapi yang kurasakan pada saat itu, aku merasa semuanya sudah berbeda jauh. Mungkin karna aku sudah lama tak berada di dalamnya, aku merasa sangat asing di tempat tinggalku sendiri.
Selanjutnya ada Mubes (Musyawarah Besar). Aku dan Sasi sengaja datang nelat. Selain ada urusan yang harus diselesaikan, faktor pendukung "nelat" yang lain dalam malas. Berbagai pikiran "jahat" lainnya udah kurencanakan sebelum datang ke sana. yaitu, kabur dalam serangkaian acara Mubes pada hari kedua. Yeah...tapi itu semua gagal total. Ada rasa ingin kabur, tapi ada rasa tak ingin meninggalkan semua itu sampai kelar lar lar lar. Banyak perubahan pada AD/ART dan kabarnya LPJ kepengurusan Imam "diterima bersayarat", maksudnya adalah kepengurusan Imam masih bertanggung jawab membimbing kepengurusan selanjutnya, mungkin seperti itu gampangannya. Masuk ke sesi selanjutnya di hari terakhir, re-organisasi kepengurusan. Saat itu aku hanya duduk terdiam sambil melihat dan mengamati orang-orang yang sedang mencalonkan dan dicalonkan untuk kepengurusan selanjutnya. Tak ada tanda-tanda seseorang akan menunjukku untuk mencalonkan diri. Hingga pada saat terakhir seseorang menyebut namaku yang sedang duduk santai di segerombolan manusia-manusia seangkatanku. Ketika salah seorang menyebut namaku, aku hanya diam dan (sebenarnya) ingin tertawa (tapi tertahan). Yah,,,betapa tidak, siapa aku saat itu di sana?? itu yang terlintas di pikiranku. Tapi walaupun begitu ku tetap menerimanya karna memang tak ada alasan bagiku untuk menolaknya. Beberapa kandidat yang dicalonkan adalah: Riris, Ngaliman, aku, dan Putri. Kupikir pasti Ngaliman yang akan jadi PU selanjutnya. Akhirnya setelah para manusia-manusia itu berunding (saat itu kami berempat disuruh keluar) dan mendapatkan hasilnya, mereka menyuruh kami masuk dan duduk di kursi panas itu. Dan Babang (selaku DP pada saat itu) membacakan hasil perundingan mereka. Nama yang pertama mereka sebut adalah nama Pimpinan Umum (PU) selanjutnya, siapa itu? Vita. yeah.. namaku disebutkannya kali pertama. Kemudian Ngaliman, selanjutnya Putri dan Riris. Hmm... apa artinya? yeah...aku terpilih menjadi PU selanjutnya.
Desember 2010, prosesi pelantikan dilaksanakan di ruang Meeting Puket III dengan menghadirkan Drs. M.Idris Purwanto, MM. (selaku Puket III). Dan aku resmi menjadi Pimpinan Umum LPM Journal STMIK Amikom Yogyakarta. Banyak sms ucapan selamat yang masuk ke no.hapeQ. Sejujurnya, malas untukku menanggapinya. Tapi pikirku, mungkin bisa sedikit "jaim" untuk mengangkat kredibilitasku atas jabatan baru ini.
[off the record : pada dasarnya aku memang punya niat untuk menjadi PU. Alasannya: (1) Membersihkan nama baik angkatan 2007, (2) Menunjukkan kepada para "senior" bahwa angkatan 2007 masih ada dan berguna untuk Journal, (3) Menunjukkan kepada angkatan 2007 bahwa "aku" patut mereka banggakan (tentunya dengan kinerjaku jika aku terpilih menjadi PU), (4) -Walau terakhir, tapi ini yang utama- Mengembangankan dan membawa nama Journal ke masyarakat lebih luas lagi lagi dan lagi. "Aku datang untuk Journal, pergi untuk Journal dan kembali untuk Journal."] [btw, off the record, tapi kok ku publish?? wkwkwkwkwkw. . .]
Read More..
Tuesday, April 06, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Berbicara tentang media informasi di Wonosobo, maka salah satu yang mungkin akan terlintas di benak masyakarat Wonosobo adalah papan informasi yang terletak di dua titik alun-alun Wonosobo, yaitu di depan BRI pusat dan di depan pendopo alias kantor Bupati Wonosobo (kalo gak salah).
Namun, ada sedikit kebingungan di benakku. Sebenarnya siapa yang mengelola papan informasi tersebut? Sepertinya tidak begitu terawat. Aku lupa melihat tanggal koran yang terpampang di sana. Tapi sepertinya kok gak pernah di update ya... Mungkin selalu di update, tapi kok yang telihat banyak sekali selebaran-selebaran yang ditempelkan di luar papan informasi itu, sehingga menutupi informasi yang disajikan oleh koran yang ditempel di dalam papan.
Jika papan informasi tersebut benar adanya dikelola oleh pemerintah, seharusnya penanggung jawab atas papan informasi tersebut berhak untuk merobek atau "mencopot" selebaran-selebaran asing itu. Di mana selebaran-selebaran itu hanya akan menutupi informasi yang disajikan dan memperjelek penampilan papan informasi itu sendiri. Karna akan sangat terlihat tak rapi dan kotor. Kalaupun ada space untuk selebaran-selebaran dari luar ditempel pada papan informasi, mungkin bisa ditempatkan di dalam papan untuk mempertimbangkan kerapiannya.
Read More..
Tuesday, April 06, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Wonosobo benar-benar kota yang sangat indah bagiku. Saat ini aku sedang duduk di bagian barat alun-alun. Benar-benar view yang menawan. Semuanya terlihat dari sini. Mulai dari lapangan yang luas sehingga anak-anak itu leluasa bermain sepak bola di sana, tatanan lapangan yang apik sehingga enak dipandang dan cocok buat "cuci mata" alias penyegaran pikiran.
Matahari bersinar terang di atas kepala (maklum jam 1 siang), tapi udara sama sekali tak panas di sini, segar dan sejuk. Mungkin itu tepat untuk menggambarkannya. Kenapa? Karna banyak pohon beringin yang menjulang tinggi di sini. Satu lagi view yang sangat bagus. Gunung Sindoro nampak begitu gagah bersanding di depan sana. Ada awan, tapi tak banyak. Jarang sekali pemandangan seperti ini terlihat di siang bolong gini. Ya iya lah... orang hidupku sekarang di Jogja!! Hohohooo... Sungguh menarik dan membuatku tersepona... Kalian tau...?? Aku bersyukur lahir di sini dan besar di sini. Keren banget!
Read More..
Monday, April 05, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Deadline : 30 Mei 2010
Kompetisi ini diadakan dalam rangka memperingati HUT PIC dan Lembaga Pendidikan Computer dan Internet Cerdas.
TEMA
1. Kisah Cinta dengan latar belakang budaya santri (Islami) dan Umum (Bebas)
2. Kisah Berselancar di Dunia Maya (Internet)
3. Pengalaman Menggunakan Internet secara Sehat dan Cerdas
4. Tentang Budaya Indonesia
5. Entrepreneur Muda Indonesia
6. Islam Kebanggaanku
7. Semangat Untuk Bangkit
Peserta Bebas Menulis judul apa saja. Namun tetap yang ada hubungannnya dengan salah satu diantara ke tujuh (7) tema di atas.
KRITERIA PESERTA DAN SYARAT PENULISAN
1. Peserta Warga Negara Indonesia (P/L);
2. Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar;
3. Cerpen diketik dengan huruf Times New Roman size 12, Spasi 1 ½, 7 – 15 halaman qwarto;
4. Cerpen yang diikutkan lomba adalah karya yang belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun;
5. Setiap peserta boleh mengirimkan maksimal 3 judul Cerpen dari karya terbaiknya;
6. Melampirkan Biografi singkat maksimal 1 halaman;
7. Batas terakhir penerimaan naskah 30 Mei 2010;
8. Naskah tulisan yang sudah dikirim menjadi hak panitia penyelenggara
9. Untuk Memudahkan Peserta dari Seluruh daerah di Indonesia, Naskah dapat dikirimkan melalui Email ke: PutraTerbaikIndonesia@gmail.com dengan Mencantumkan Subjek: Lomba Cerpen 2010
PENGUMUMAN NOMINATOR DAN PEMENANG: 5 Juni 2010
HADIAH
1. Bagi cerpen nominator dan cerpen pemenang akan dibukukan eksklusif oleh Penerbit GagasMedia. 3 cerpen pemenang, dan 17 cerpen nominator;
2. Bagi cerpen nominator dan cerpen pemenang akan Mendapatkan Piagam Penghargaan sebagai Juara dan Nominator
3. Juara I, II, dan III, akan mendapatkan hadiah berupa Uang Tunai sebesar:
Juara I – Rp.700.000,
Juara II – Rp.350.000,
Juara III – Rp.150.000,
DEWAN JURI
1. Bpk Zainul Walid S.Ag. (Sastrawan, Kritikus Sastra Indonesia, dan Dosen Institut Agama Islam Ibrahimy(IAII) );
2. Bpk Syamsul A.Hasan S.Ag (Penulis Buku Kharisma Kiai. As’ad, Menulis itu gampang kok, dll. Beliau aktif menulis di beberapa media baik lokal maupun Nasional. dan Beliau juga menjadi dosen tetap di Jurusan Komunikasi IAII);
3. dari Pihak Penerbit (Menunggu Informasi selanjutnya)
KET:
Untuk Perubahan-Perubahan di kemudian hari (Penerbit, Sponsor, Juri, dls), akan kami informasikan melalui Group Internet Cerdas(FaceBook) dan Web www.Cyberdakwah.SaputraOnline.com. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi Putra melalui email: succesgo@gmail.com.
Panitia Penyelenggara
Group Internet cerdas & PIC
Di Dukung Oleh:
1. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Dakwah dan BEMI
2. Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Situbondo Jawa Timur
3. Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Agama Islam Ibrahimy (IAII)
4. Blog Mahasiswa dan Entrepreneur Muda Indonesia (www.SaputraOnline.com)
5. Portal Majalah Online Mahasiswa Fakultas Dakwah ( www.Cyberdakwah.SaputraOnline.com)
[sumber: ajangkompetisi.com]
Read More..
Thursday, March 25, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Aku tak tahu kenapa ini terjadi. Aku semakin dibuat bingung. Berbagai kejadian semakin rancu di penglihatanku. Apa yang salah? Aku tak melakukan apapun, tapi selalu aku yang salah. Kenapa? Seseorang mengalami trauma karena aku. Mungkin aku salah, aku akui. Tapi aku tak sejahat itu. Sesuatu membuat cerita hidupku menjadi rancu. Aku tak melakukan itu, tapi berbagai hal menuduhkan melakukan itu. Aku benar-benar bingung. Jika seseorang bisa mengklaim bahwa ia trauma karna aku, aku juga bisa mengklaim hal serupa. Aku juga trauma. Tapi aku nggak mau trauma itu jadi momok buatku. Dan menjadi sesuatu yang tabu buatku. Aku nggak menginginkan hal itu.
Saat ini aku benar-benar gak bisa bedain antara kelakukan dan perlakuannya, apakah ia dalam kondisi sadar atau tidak. Semuanya bercampur begitu saja. Entah karna kondisi psikisnya yang lemah atau karna lingkungannya yang kurang "baik". Aku takut. Aku benar-benar takut menghadapinya. Aku serasa ingin menyerah saat itu juga. Ketika ia melempar sebuah janji yang kuikatkan padanya. Saat itu, tak ada harapan lagi di pikiranku. Dan ketika ia pergi tanpa melihatku ada di sana, harapanku sirna sudah. Semuanya menghilang.
Sekarang, aku hanya bisa berdoa, Tuhan...berikanlah ia kesehatan, kebahagiaan, dan kekuatan di setiap langkahnya. Mungkin aku tak bisa memberikan kebahagiaan yang ia inginkan, tapi Engkau pasti bisa mengabulkannya. Engkau Maha Pemurah dan Maha Mengetahui. Amin.
Read More..
Tuesday, March 16, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Jakarta, Jalan sering kesandung, jatuh dan suka nabrak adalah ciri-ciri terjadinya gangguan penglihatan. Kalau cuma mata minus atau plus bisa dibantu dengan kacamata, tapi kalau sudah terkena glaukoma taruhannya mata bisa buta.
Pakar menyarankan jangan sampai mata buta akibat glaukoma karena telat dideteksi. Mata memegang peranan penting dalam hidup manusia, sebesar 83 persen informasi yang didapatkan seseorang setiap harinya berasal dari mata.
Jika seseorang mengalami masalah pada penglihatannya, maka secara otomatis hal ini juga bisa membuat kualitas hidupnya menurun.
Di Indonesia glaukoma telah menjadi penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak. Berbeda dengan katarak yang masih bisa dioperasi, glaukoma adalah 'si pencuri penglihatan' yang tidak bisa disembuhkan karena kerusakan yang terjadi pada saraf matanya.
"Glaukoma menyebabkan kebutaan permanen dan hanya bisa dicegah dengan cara deteksi dini. Kebanyakan pasien tidak menyadari bahwa dirinya menderita glaukoma, sehingga rata-rata baru ke rumah sakit setelah mengalami kebutaan di salah satu mata atau kedua matanya. Karena itu glaukoma disebut juga sebagai 'si pencuri penglihatan'," ujar Dr Tjahjono D Gondhowiardjo, SpM(K),PhD dalam acara seminat dan deteksi dini glaukoma di Kemenkes Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (10/3/2010).
Glaukoma adalah salah satu kondisi kerusakan saraf mata yang disertai dengan berkurangnya lapangan pandang, hal ini terkait dengan beberapa faktor yang salah satunya akibat tekanan bola mata yang tinggi.
Tekanan bola mata yang normal adalah sekitar 10-21 mmHg, jika tekanan bola matanya melebihi batas itu maka berisiko terkena glaukoma yang bisa mengakibatkan kebutaan permanen.
"Kerusakan saraf yang terjadi membuat aliran cairan di mata terhambat sehingga menjadi bengkak, akibat aliran yang terganggu ini membuat tekanan bola mata menjadi tinggi," tambahnya.
Badan kesehatan dunia (WHO) menuturkan sebanyak 90 persen kasus glaukoma di negara berkembang tidak terdeteksi. Hal ini disebabkan deteksi untuk penyakit glaukoma cukup sulit dan membutuhkan peran aktif dari masyarakat serta dukungan dari pelayanan kesehatan dan pemerintah.
"Salah satu cara untuk mencegah glaukoma adalah dengan melakukan deteksi dini terutama bagi orang yang sudah berusia di atas 40 tahun. Biasanya orang yang glaukoma juga ada yang menunjukkan gejala seperti kesandung, jatuh, suka nabrak tapi hanya sedikit yang merasa sakit," ujar ketua Perdami (Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia).
Penyakit glaukoma, menurut Dr Virna dibagi menjadi dua tipe yaitu glaukoma akut (biasanya mudah terlihat) dan glaukoma kronik.
Glaukoma akut:
1. Lebih mudah terdeteksi dengan menggunakan lampu senter.
2. Tanda yang terlihat adalah lapisan kornea mata yang hitam akan berwarna keruh
3. Mata merah dan mengalami nyeri hebat yang rasanya mata seperti mau copot
4. Diikuti dengan mual dan muntah.
Penyebabnya:
1. Anatomi mata yang lebih kecil dari mata normal, diameter kornea lebih kecil dan hipermetropi (menggunakan kacamata lensa plus).
2. Pencetus lainnya yaitu emosi, obat-obatan, lensa yang menggendut (swolen lens) dan penerangan yang redup.
"Salah satu gejala untuk glaukoma akut juga bisa dilihat melalui cahaya, jika seseorang dari ruangan terang masuk ke ruang gelap dan mata terasa sakit, tapi sakitnya hilang ketika orang tersebut kembali ke ruangan yang terang. Ini bisa menjadi indikasi awal," ujarnya.
Glaukoma kronik:
1. Tidak menunjukkan gejala dan hanya bisa diketahui melalui deteksi dini.
2. Mata terlihat normal dan kerusakan saraf terjadi secara pelan-pelan sehingga tidak disadari.
Faktor risiko:
1. Ada anggota keluarga yang menderita glaukoma
2. Mengalami myopia (menggunakan lensa minus berat atau diatas minus 3)
3. Memiliki penyakit hipertensi, hipotensi, migren, gangguan vaskuler dan diabetes melitus.
Jika glaukoma bisa dideteksi lebih dini, perawatan yang diberikan bisa dengan menggunakan obat-obatan untuk menurunkan tekanan bola mata sehingga bisa mencegah kebutaan.
Tapi jika obat-obatan sudah tidak mempan, maka jalan satu-satunya adalah melalui tindakan laser atau operasi untuk membuat saluran baru agar cairan dalam bola mata bisa keluar.
"Pemeriksaan yang dilakukan untuk deteksi dini glaukoma adalah dengan alat tonometri untuk melihat tekanan bola mata dan alat ophtalmoskopi untuk melihat ada kerusakan di saraf mata atau tidak," ujar DR Dr Ike Sumantri Wiyogo, SpM, ketua Seminat Glaukoma Perdami.
Sedangkan untuk deteksi dini di puskesmas bisa menggunakan alat chiotz yang berguna untuk mengukur tekanan bola mata secara sederhana.
"Glaukoma merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan, sama seperti hipertensi atau DM yang membuat pasiennya harus mengonsumsi obat terus menerus dan harus tetap mengontrol tekanan bola matanya agar tidak naik lagi. Karena itu deteksi dini penting dilakukan," ujar dokter yang juga menjadi kepala departemen mata FKUI/RSCM.
[sumber: detikNews]
Read More..
Tuesday, March 16, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Pada dasarnya manusia memiliki anugerah yang tak terkira harganya. Hanya saja kita sebagai manusia jarang mensyukuri anugerah tersebut. Dalam psikologi pun dikenal dengan anugerah yang diberikan kepada manusia. Aliran Psikologi Behavioristik meyakini empat anugerah unik manusia sehingga membuatnya berbeda dengan mahkluk yang lain. Empat anugerah manusia tersebut antara lain :
1. Self Awareness (kesadaran diri)
Kesadaran diri adalah kemampuan untuk mengambil jarak terhadap diri sendiri dan menelaah pemikiran, motif-motif, sejarah, naskah hidup, tindakan, maupun kebiasaan dan kecenderungan. Hal ini memungkinkan manusia untuk melepaskan kacamata diri. Kesadaran diri memungkinkan untuk melihat kacamata itu sendiri maupun melihat melaluinya. Ini memungkinkan manusia untuk menjadi sadar akan sejarah sosial dan psikis dari program-program yang ada dalam diri dan untuk memperluas celah antara rangsangan dan tanggapan.
2. Conscience (hati nurani)
Hati nurani menghubungkan manusia dengan kebijaksanaan jaman dan kebijaksanaan hati. Ini merupakan sistem pengarahan yang ada dalam jiwa manusia, yang memungkinkan manusia untuk memahami ketika manusia bertindak atau bahkan merenungkan sesuatu yang sejalan dengan prinsip. Ini juga memberi manusia pemahaman akan bakat-bakat khas dan misi manusia.
3. Independent Will (kebebasan kehendak)
Kehendak bebas adalah kemampuan manusia untuk bertindak. Ini memberi manusia kekuatan untuk mengatasi paradigma-paradigma diri, untuk berenang melawan arus, untuk menulis kembali naskah hidupnya, untuk bertindak atas dasar prinsip dan bukannya bereaksi atas dasar emosi dan lingkungan sekitar. Sementara pengaruh-pengaruh genetis dan lingkungan boleh jadi amat kuat, pengaruh-pengaruh itu tidak dapat mengendalikan manusia. manusia tidak menjadi korban. manusia bukan merupakan produk masa lalunya. Manusia merupakan produk dari pilihan pilihannya. Manusia dapat memberi tanggapan (response-able)—mampu memberi tanggapan, mampu memilih diseberang suasana hati dan kecondongan-kecondongannya. Manusia memiliki kekuatan kehendak untuk bertindak berdasarkan kesadaran diri, hati nurani, dan visi.
4. Creative Imagination (imajinasi kreatif)
Imajinasi kreatif adalah kemampuan untuk meneropong keadaan dimasa datang, untuk menciptakan sesuatu dibenak manusia, dan memecahkan soal secara sinergis. Ini adalah anugerah kemampuan yang memungkinkan manusia untuk melihat dari diri sendiri dan orang lain secara berbeda dan lebih baik daripada saat ini. Ini memungkinkan seseorang untuk menulis pernyataan misi pribadi, menetapkan tujuan, atau merencanakan suatu pertemuan. Ini juga membuat seseorang semakin mampu memvisualisasikan diri yang sedang menghayati pernyataah misi pribadi, bahkan dalam lingkungan yang paling menantang, dan untuk menerapkan prinsip-prinsip dalam berbagai situasi baru secara efektif.
Dengan mengembangkan dan menggunakan empat anugerah tersebut, manusia akan terberdayakan dan memiliki konsep diri yang kuat, sehingga mampu membuat pilihan sikap dan tindakan yang bijaksana atas situasi atau stimulus yang ia diterima. Sebaliknya, orang yang mengabaikan dan membiarkan empat anugerah yang ia miliki tidak berkembang, sehingga perilaku dan pilihan sikapnya tidak efektif, sehingga ia mudah untuk dikendalikan oleh lingkungan, tekanan sosial atau suasana hatinya.
[sumber: blog dunia psikologi]
Read More..
Tuesday, March 16, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Terkadang aku letih. Letih terhadap suatu hal yang sama sekali tak ku mengerti. Aku tak tahu apa yang sedang terjadi pada kehidupanku. Aku bersyukur, tapi terkadang aku mengeluh. Aku serasa ingin menyerah, ingin berhenti, dan tak ingin melanjutkannya. Saat ini, aku tak terlalu paham atas apa yang sedang menghiasi hari-hariku. Pikiranku sudah buntu, bingung, cemas, gelisah, takut, beradu menjadi satu. Aku tak ingin membayangkan yang seharusnya tidak terjadi suatu saat nanti. Waspada serta menjaga setiap langkah dan ucapan. Salah sedikit akan berakibat fatal. Mungkin seperti itu gambarannya.
Aku merasa serba salah ketika menghadapinya, tapi aku merasa aku tak pernah berbuat salah. Aku hanya melakukan apa yang sedang kupikirkan, apa yang kuinginkan, dan aku menolak apa yang tak nyaman bagiku. Apa aku salah? Aku hanya ingin merasakan posisi ter-enak untuk tubuhku di saat-saat tertentu, di saat aku benar-benar ingin beristirahat. Tapi aku selalu salah.
Aku tertarik belajar psikologi manusia sejak semester 4 lalu (2009), namun tak kudalami. Dan sekarang aku benar-benar ingin tahu tentang psikologi manusia. Beragam referensi kukumpulkan hanya untuk menjawab apa yang sedang terjadi pada kehidupanku. Beberapa jawaban kutemukan, tapi tidak, emm....belum untuk beberapa yang lain. Kepada siapa aku harus bertanya dan bercerita? Ku yakin jawabannya hanya 1 jika tak ada satu pun manusia yang bisa menjelaskan cerita hidupku sekarang. Allah.
Dan akhirnya, aku memutuskan untuk melanjutkan hidupku yang sekarang. Sepahit apa pun yang sedang kujalani, inilah jalan hidupku. Aku bersyukur ini terjadi padaku. Aku bersyukur Dia telah mengenalkan cerita hidup ini kepadaku. Aku berjanji, akan merubah cerita yang selalu membuatku merasa bersalah ini, menjadi sebuah cerita manis untuk dikenang selamanya.
Read More..
Wednesday, January 06, 2010
|
By Rivki Novita Putri
KapanLagi.com - Memakan kenari diduga memberi tubuh asam lemak esensial omega-3, anti-oksidan, dan phytosterol, zat yang mengurangi resiko kanker payudara, demikian hasil satu studi yang disajikan pada Pertemuan Tahunan Ke-100 2009 Asosiasi untuk Riset Kanker Amerika.
Phytosterol (yang juga disebut plant sterol) merupakan sekelompok alkohol steroid, phytochemical alamiah yang terdapat pada tanaman.
Phytosterol berbentuk bubuk putih dengan aroma khas yang tak menyengat tidak larut di dalam air dan larut di dalam alkohol. Zat tersebut memiliki banyak manfaat, misalnya sebagai bahan tambahan makanan guna menurunkan kadar kolesterol, serta pada obat dan kosmetika.
Elaine Hardman, pembantu profesor di bidang obat di "Marshall University School of Medicine", mengatakan, meskipun studinya dilakukan pada hewan laboratorium dan bukan manusia, orang mesti memperhatikan saran agar makan lebih banyak kenari.
"Kenari lebih baik daripada kue, buah segar, atau keripik kentang ketika anda memerlukan kudapan," kata Hardman.
Hardman dan rekannya mengkaji tikus yang diberi makan makanan yang mereka perkirakan sama dengan porsi manusia, dua ons kenari per hari. Satu kelompok terpisah tikus diberi makanan yang dipantau.
Pemeriksaan standar memperlihatkan konsumsi kenari secara mencolok menurunkan peristiwa tumor payudara, jumlah kelenjar tumor dan ukuran tumor.
"Tikus laboratorium ini secara khusus memiliki 100% peristiwa tumor dalam lima bulan; konsumsi kenari menghambat perkembangan tumor itu sampai setidaknya tiga pekan," kata Hardman.
Analisis molekuler memperlihatkan, peningkatan konsumsi asam lemak omega-3 memberi sumbangan pada penurunan peristiwa tumor, tapi beberapa bagian lain kenari juga memberi sumbangan.
"Dengan campur-tangan makanan, anda menyaksikan banyak mekanisme ketika berurusan dengan seluruh makanan," kata Hardman. "Jelas bahwa kenari memberi sumbangan bagi makanan sehat sehingga dapat mengurangi kanker payudara."
Read More..
Wednesday, January 06, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Rasanya minggu-minggu ini akan jadi minggu yang melelahkan buatku, mungkin yang lain juga. Tapi tetep jaga semangat kita biar gak redup. Yupz... Buka Semangat Baru by Ello, Berry, Ipang, Lala.
[ello]
hello teman semua
ayo kita sambut, hari baru telah tiba
apa yang kurasakan, ku ingin engkau tahu
dan berbagi bersama
*reff
buka kita buka hari yang baru
sebagai semangat langkah ke depan
jadi pribadi baru
buka kita buka jalan yang baru
tebarkan senyum wajah gembira
damai suasana baru
bukalah bukalah semangat baru
bukalah bukalah semangat baru
bukalah bukalah semangat baru
[berry 'saint loco']
coba diam walau hanya tuk sejenak,
dengarkan kata dari s'gala yang ku ucap,
ku jelang pagi ini nikmati damai di hati,
dalam waktu penuh arti karena aku dicintai,
ku ingat kemarin suasana tak bersemangat,
namun kini ku jalani dan semua rasanya tepat,
bersama kita coba wujudkan harapan,
membuka jalan dalam 'gapai setiap tujuan.
[ipang]
mentari bersinar... selalu
ini yang ku minta penuh semangat tertawa
bersamamu teman semua
kar'na ini saatnya kita nyanyi bersama
[ello & all]
buka kita buka hari yang baru
sebagai semangat langkah ke depan
jadi pribadi baru
buka kita buka jalan yang baru
tebarkan senyum wajah gembira
damai suasana baru
[lala]
dengarkan hatimu, pastikan pilihanmu
esok mentari kan datang, bawa sejuta harapan
kita jumpa di sana, berbagi bersama
dan kita tahu, pelangi yang satukan kita
Read More..
Wednesday, January 06, 2010
|
By Rivki Novita Putri
Waaoooww... setelah di list ternyata banyak juga tugas-tugasku, mulai dari tugas kuliah sampai organisasi. Tugas kuliah: bikin final project pemrograman web, proposal pengajuan judul skripsi untuk metopen, bikin algoritma baru di kriptografi, minggu depan responsi ANSI, dsb. Dan beberapa deadline untuk organisasi, seperti: sertifikat PPM '09 yang masih jadi tanggungan, kegiatan anggota baru di LPM Journal, PPJ 2010, dsb. Sepertinya semua itu malas kupikirkan. Hohohoooo....
Terkadang ketika lagi gak da kerjaan, aku selalu cari-cari kesibukan gak jelas ke sana kemari, tapi ketika sekarang sudah disibukkan dengan berbagai macam hal, jadi pusing sendiri. Yah,,,namanya juga hidup... bosan kalo gak da yang dikerjain, tapi males kalo dah ada yang dikerjain. Hahahaha....
Tapi hidup itu harus disyukuri apapun yang diberikan oleh-Nya dan harus dijalani dengan ikhlas. Agar semuanya berjalan lancar dan diridhoi Allah SWT... amin....
Read More..
Wednesday, December 30, 2009
|
By Rivki Novita Putri
Rasanya minggu kemarin menjadi hari bersejarah bagiku. Yah, bagiku pribadi itu menjadi hari yang sangat sangat sangat bersejarah. Betapa tidak, pada Musyawarah Besar (Mubes) 2009/2010 yang dilaksanakan tanggal 26-27 Desember 2009 kemarin di Wisma Youth Center 2, aku terpilih menjadi Pimpinan Umum (PU) LPM Journal periode 2009/2010. Hmm... sesuatu yang membanggakan bagiku. Aku bener2 gak nyangka bakal kepilih. Sesuatu yang sangat gak kuduga. Temen-temenku masih mempercayaiku untuk tetap tinggal di LPM Journal. Bahkan memilihku menjadi PU mereka. Padahal sebelum ini aku sempat vakum selama beberapa bulan karna suatu hal. Aku bener-bener gak nyangka.
Saat dicalonkan aku bener-bener blank ketika ditanya visi dan misi ke depan. Gak da ide. Satu yang kupikirkan. Aku ingin membuat sebuah perubahan untuk LPM ini. Entah itu perubahan dimananya. Aku juga bingung. Hehehehe.... yang jelas aku ingin membenahi sistem kerja internal dulu. Di luar kami terlihat bagus, tapi di dalam ada sedikit yang berantakan.
Dan sekarang jabatan ini membuatku bingung. Hahhhh.... yang kupikirkan sekarang, apa yang ingin kulakukan di LPM.....????? Membuat struktur kepengurusanku dan proker. Setelah itu banyak sekali yang harus kulakukan. Agrhgggg......rasanya ingin melupakannya sejenak untuk mengistirahatkan pikiranku. Owhhggg....ternyata begini tow rasanya terpilih menduduki kursi penting di sebuah organisasi.
Tapi apapun itu, pasti akan kuhadapi. Akan kujalani. Semuanya pasti ada baik buruknya. Dan aku pasti bisa melakukannya. Melakukan yang terbaik untuk LPM Journal dan semuanya.
Read More..
Saturday, December 26, 2009
|
By Rivki Novita Putri
Perjalanan yang cukup melelahkan untuk hari ini. Yeah... betapa tidak. Baturraden (Purwokerto), tujuan kami berlibur bulan ini ternyata gak semanis yang diharapkan. Bukan Baturradennya yang bermasalah, tapi cuaca yang bener2 gak mendukung perjalanan kami. Hujan. Bisa dibayangkan saat berlibur tapi hujan nyerobot turun dengan lenggangnya. Owh... menjadi perjalanan yang (mungkin) sia-sia. Mmmhhmm... mungkin juga tidak. Tapi kami (para lelaki) sempat menikmati sholat jum'at di sana. hahh..... ke Baturraden cuma buat numpang sholat jum'at......???? gokil kali yea...??!!
Tapi bukan cuma numpang sholat jum'at doank kog... kami juga sempat numpang makan di depan pintu masuk curuk 7. Owh,,, lagi-lagi "cuma numpang" di "depan" pintu masuk curuk 7. hyyyaaaa.... bayar tiker per orangnya 15.000 cuma buat numpang makan di DEPAN pintu masuk doank...!!! so gokil...!!
Hufffttt... mau gimana lagi, hujan. Kabut tebel banget. Masih untung dapet tempat buat makan yang teduh alias terhidar dari air-air yang jatuh dari atep bumi ne. Yeah... numpang di tempat istirahat petugas. Owh.... no...!!! Lagi-lagi numpang. Yeah... whatever lah... yang penting selamet... mesti bersyukur neh...
jadi pelajaran buat kami semua, lain kali kalo mau jalan-jalan, jangan pas mendung alias kira-kira mau ujan. Gak jadi liburan deh. Yahhh,,, dibela-belain pulang cuma buat kehujanan. Tapi gak apa lah, apa sih yang gak buat keluarga... hmm... yeah...(mungkin) bener seperti itu. ^^
Read More..
Monday, December 07, 2009
|
By Rivki Novita Putri
Aih.... hari ini.... bikin suntuk aja ney hari...
Semalem dah belajar mpe pagi... (paginya jam 1 doank c...), pagi-pagi dandan rapi buat ujian. Eh....ternyata, temenku salah kasih info ke gw... Dia bilang ujiannya jam 09.30, ternyata jam 08.30.. aghhh.... asem.... q dah ketinggalan setengah jam dan itu dah gak bisa masuk kelas...
hikz... salahq juga c gak punya jadwal ujian... -__-
Siangnya lagi mau tidur, ada tragedi yang cukup menjengkelkan buatku...
haihhh... ujung2nya marah deh ma tu orang,,
sebenernya gak marah c... aku kesel,,,,
Aku ngomong apa, dia janji apa, tapi tetep aja dilakuin...
huff...gak da yang salah di sini... gw juga gak mau nyari2 kesalahan orang, cz mungkin aku juga bersalah disitu. Aku cuma pengen kita berdua instropeksi diri dan belajar tuk jadi lebih baik...itu aja.
Tapi ternyata sulit...
Haaahhhh....menjengkelkan....!!!!
Read More..
Thursday, December 03, 2009
|
By Rivki Novita Putri
info lowongan kerja bisa lihat di sini : http://jogjapromo.com/category/lowongan-kerja/
Semoga bermanfaat... ^^
Read More..
Wednesday, December 02, 2009
|
By Rivki Novita Putri
Setiap orang pasti pernah merasakan takut kehilangan sesuatu atau seseorang yang sangat disayanginya, sehingga ia akan melakukan apapun untuk tetap mempertahankannya. Kebanyakkan orang yang tak kuat untuk menahan perasaan itu justru akan menyakiti dirinya sendiri. Padahal hal itu sangat konyol jika dilakukan. Untuk apa menyakiti diri sendiri? Padahal dari apa yang ia lakukan itu tidak akan berbuah apapun. Justru itu akan berimbas pada kondisi fisiknya. Pikiran sudah ruwet, ditambah lagi dengan kekonyolan yang ia lakukan malah akan memperparah keadaan.
Orang yang sudah tidak bisa berpikir jernih, jarang akan mendapatkan solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi. Ia akan selalu menemui jalan buntu dalam setiap masalahnya. Dan ketika itu terjadi, ia akan menyerah dengan beragam wajah sedih dan kecewanya. Putus asa, mungkin itulah istilah yang tepat untuk menggambarkannya. Dan aku pernah mengalaminya.
Beberapa bulan yang lalu, aku sempat merasakan apa itu sayang dan seperti apa itu cinta, sebelum semua itu membuatku kecewa dan berubah menjadi keputusasaan. Ya, ketika aku mempunyai seorang pacar yang pada awalnya aku biasa saja dalam menyikapinya, dan sampai pada akhirnya aku benar-benar sayang dan cinta pada orang itu. Namun, hubungan kami yang tadinya begitu lengket mulai agak merenggang karena suatu hal. Yang kurasakan mungkin karena aku terlalu over terhadapnya, sehingga dia (mungkin) agak risih padaku. Dan rasa takut kehilangannya pun mulai muncul secara perlahan hingga akhirnya meluap dan terlalu berlebihan. Suatu hal membuatku kecewa padanya dan merasa putus asa untuk mempertahankannya. Aku tak ingin menyerah, tapi rasanya semua itu sudah tak mungkin kuraih lagi. Aku jadi sering begadang tiap malam, dan yang terbesit dipikiranku hanya dia. Tak ada yang lain. Memikirkan seakan-akan dunia ini akan runtuh jika aku kehilangannya. Sampai pada akhirnya, obat tidur pun masuk ke dalam perutku untuk mengistirahatkan badanku. Aku sempat berpikir, mungkin dengan aku sakit dia tidak akan pergi dariku. Karena pada saat itu aku memang mempunyai riwayat maag dan dia selalu ada disaat penyakit itu kambuh.
Aku mulai jarang makan, sebenarnya bukan karena aku ingin menyakiti diriku sendiri, tapi karena memang aku sama sekali tidak ada nafsu makan. Hampir setiap hari aku mengkonsumsi obat maag untuk sedikit meredakan rasa sakit di lambungku. Dan aku juga menambah kegiatanku di kampus, sebenarnya tidak menambah, hanya menempatkan diri di posisi yang cukup penting di beberapa kegiatanku. Sengaja. Untuk melupakan apa yang sedang kurasakan. Sampai pada akhirnya semua rasa sakit dan beban pikiran yang kurasakan memuncak dan sepertinya rumah sakit menjadi alternatif paling bijak untuk menampung semua rasa sakitku. Tentu saja, karena semua orang mengira bahwa fisikku yang sedang terancam dengan diagnosa dari dokter yang katanya sudah positif, aku kena tipus. Seminggu aku merasakan udara rumah sakit di tanah kelahiranku. Dan aku memaksa kedua orang tuaku untuk secepatnya kembali ke tanah perantauan karna memang pada saat itu ujian tengah semester sudah menantiku dengan sabar.
Sebenarnya saat keluar dari rumah sakit aku sudah berjanji pada diriku untuk menjaga badan ini. Itu sudah kulakukan. Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain. Masalah yang hampir sudah kulupakan itu kembali muncul dengan bangganya. Sekali lagi hatiku serasa tersayat benda tajam. Dan itu terasa sangat sakit sekali. Semangat yang telah susah payah kubanggun kembali, runtuh seketika. Rasa tak ingin kehilangan itu muncul kembali. Tak ada yang salah di sini dan aku juga tak ingin menyalahkan siapapun. Hanya aku saja yang mungkin terlalu keras dan selalu mencoba untuk bermain api lagi. Padahal aku tahu, semua yang kulakukan dan semua kemauanku tak akan pernah lagi jadi kemauannya. Ditambah lagi dengan semua masalah pada rutinitasku, pikiranku semakin menjadi ruwet.
Tepat sebulan aku keluar dari rumah sakit, dan ternyata saat itu pula aku harus kembali menghirup udara rumah sakit dengan penyakit yang sama, namun beda level (bahasa kerennya sih gitu). Levelnya sudah tinggi, bukan lagi tipus biasa, ini luar biasa, sudah menjadi kronis (katanya....). Tapi diagnosa selanjutnya mengatakan bahwa sudah bukan tipus lagi yang kuderita, tapi infeksi usus dan ada virus yang menyerang syarafku.
Keluar dari rumah sakit, aku menjalani terapi untuk pemulihan usus dan syarafku, serta mulai mengkonsumsi obat-obatan alami, aku sudah tak ingin merasakan obat-obatan kimia itu lagi. Lambungku menolak dan serasa ingin muntah saat obatan-obatan itu masuk ke sana. Makanan yang kukonsumsi pun hanya bubur, itupun bubur yang sangat lembut dan berair.
Setelah sembuh, aku benar-benar merasakan betapa nikmat dan berharganya sebuah kesehatan bagi diri sendiri. Aku tak ingin merasakannya lagi. Saat itu juga aku mulai membuang pikiranku untuk menyakiti diri sendiri. Karna itu justu akan benar-benar membuat diriku sakit, dan tentu saja itu akan membuat orang lain susah. Aku sadar aku sudah merepotkan banyak orang.
Kembali ke tanah rantau, kubuang semua obatan-obatan yang ada di kotak obatku bersamaan dengan kubuangnya semua rasa takut kehilangan itu. Ku-refresh pikiranku dengan pemikiran baru yang (mungkin) lebih dewasa dan bijaksana. Kumulai dengan lembaran cerita yang baru.
Dari semua yang sudah kualami, aku mulai merubah cara pandang dan cara pikirku terhadap semua masalah. Entah itu masalah pada diriku sendiri ataupun masalah yang menyangkut diriku dengan orang lain, termasuk masalah cinta, keluarga, sahabat, dan pekerjaan. Dari itu juga, aku selalu mencoba untuk tenang dan sabar dalam menyikapi masalah yang ada. Karna tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan emosi. Emosi yang berlebihan sempat membuatku terkurung selama berhari-hari di rumah sakit. Dan aku tak mau mengulang lagi untuk yang ketiga kalinya.
Di saat kita menginginkan suatu hal, luruskan niat. Jangan takut untuk terjatuh. Karna setiap yang kita lakukan pasti ada konsekuensinya. Hidup ini penuh dengan pilihan. Jangan ragu untuk mengambil keputusan. Percayalah pada kata hati kita. Jangan risaukan omongan orang lain. Pikirkan, tanya pada hati kita masing-masing, lalu ambil kesimpulan. Kesimpulan itulah yang akan menjadi keputusan akhir kita. Keputusan sendiri adalah jalan terbaik untuk kita terus maju. Jangan lupa berdoa kepada Tuhan untuk menjadikan keputusanmu sebagai keputusanNya pula. Karna setiap keputusanNya adalah keputusanmu dan belum tentu keputusanmu akan menjadi keputusanNya.
Dan ketika kita terjatuh, jangan pernah berpikiran untuk menyakiti diri sendiri. Menyakiti diri sendiri bukanlah sebuah keputusan bijak ketika kita mulai putus asa. Masih banyak hal yang bisa dilakukan selama masih ada keyakinan sendiri untuk maju dan mendapatkan apa yang kita mau. Ada yang pernah berbagi ilmu padaku bahwa orang sakit, 20% disembuhkan oleh obat, selebihnya sembuh karna ia mau sembuh, karna ia yakin bahwa ia pasti sembuh. Bukan karna ada orang lain yang menyembuhkan atau mengabulkan, tapi karna keyakinannya sendiri bahwa ia bisa bangkit dan terus berusaha untuk mendapatkan semua keinginannya. Orang lain hanya membantu, tak lebih dari itu.
Jadi, mulailah belajar untuk selalu bersikap tenang dan tidak perlu terlalu berlebihan dalam menyikapi persoalan hidup. Semua pasti ada jalan keluarnya. Ketika ingin berbagi, berbagilah. Banyak orang di sekitar kita, banyak orang yang akan membantu mewujudkan keinginan kita. Aku ataupun kamu tidaklah sendiri. [v_elz]
Read More..
Saturday, November 28, 2009
|
By Rivki Novita Putri
Banyak yang berubah dari kota tempat tinggalku. Wonosobo sekarang berangsur-angsur menjadi tempat yang asyik untuk dikunjungi, terutama alun-alun kotanya. Alun-alun yang dulu nampak kusam dan tak terawat sekarang sudah mulai ramai dikunjungi warga kabutapen kecil ini. Renovasi alun-alun yang dilakukan beberapa bulan lalu kini telah membuahkan hasil yang bagus. Alun-alun yang terawat dan rumput yang sudah tidak lagi menjulang tinggi seperti semak-semak, serta tatanan tempat yang rapi dengan berbagai hiasan di dalamnya, membuat tempat ini menjadi lebih asri dan sedap untuk dipandang. Banyak pula fasilitas yang telah disediakan pemerintah untuk melengkapi tempat ini, seperti lapangan basket, voli, sepak bola, dan hotspot area.
Belum puas dengan keindahan dari alun-alun, saat ini pemerintah kota sedang membangun video tronik di bunderan pertigaan BRI. Tak lain adalah tempat dimana patung garuda bertengger dengan gagah sebelumnya. Patung garuda yang sebelumnya sempat melekat di hati masyarakat kota sebagai maskot dari alun-alun, kini telah "terbang" dan entah akan "ditenggerkan" dimana lagi.
Bagi para pengunjung dan pemakai alun-alun kota Wonosobo, tak perlu khawatir akan kelaparan di sana. Banyak pedagang kaki lima yang menyediakan berbagai makanan, baik makanan khas Wonosobo maupun makanan impor dengan harga yang cukup miring. Sehingga pengunjung tidak perlu keluar dari area alun-alun untuk mencari sedikit pengganjal untuk perutnya.
Read More..