Monday, July 11, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Mengingatmu, mengenangmu
Semua tentangmu. Semua kisahmu
Mengenangmu. Memilikimu.
Begitu indah. Begitu sempurna.
Cintamu akan tetap hidup
Di dalam hatiku selamanya
Dan aku pun tak kan melupakan
Semua yang indah bersamamu
Mengingatmu. Mengenangmu.
Perih. Pedih.
Kau tlah pergi dan tak kan kembali
Namun cintamu akan abadi
"Kepergianmu membuat seluruh tubuhku pilu, namun
bayang senyummu selalu membuat aku tegar berdiri.
Menyeka tetes air mata yang masih basah.
Selamat jalan Ibu...
Kau akan tetap hidup di hatiku selamanya"
[by Naff]
Read More..
Wednesday, July 06, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Alhamdulillah. . . akhirnya BAB III kelar juga, besok tinggal bimbingan. Siap-siap dibantai ma dosen pembimbing :)) nggak dink, dosen pembimbingku baik jew :)) Nggak masalah deh dibantai kayak apa, yang penting gw lulus :)) #ketawa_sombong# Eittsss,, jangan ketawa dulu dink, ntar ujung-ujungnya suruh ngulang mampuslah gw >_<"
Lega banget rasanya walaupun belum seratus persen karna belum di ACC ma dosen pembimbing, tapi seenggaknya bebanku berkurang dikit, and bisa nglanjutin yang seterusnya. Lega juga akhirnya aku dah nyeleseiin teoriku yang cuma tinggal 2 sks itu - -"
Kemarin ibuku habis operasi, alhamdulillah operasinya berjalan lancar. Maaph ya mam, aku nggak bisa nemenim mami di rumah sakit. Bukannya mentingin ujian mam, tapi gimana ya? Jadi serba salah sebenernya. Yang penting mami sehat deh ya :)
Gara-gara ribet soal si scriptshit, aku jadi belum sempet nerusin novelku. Hadeehhh. . . my long journey. . . . capek! tapi alhamdulillah. . . aku masih diberi kesempatan untuk menghirup udara di dunia ini. Terimakasih untuk semuanya ya Allah. . . i love You so much. . . :-*
Untuk seterusnya, mohon petunjuknya ya Allah. Hanya Engkaulah yang dapat menolongku dalam setiap kesempatan dan hanya kepada-Mu lah aku memohon pertolongan. ^^ Jangan lupa ya Allah, berikan tempat yang indah untuk dia di sisi-Mu. Amin ya robbal'alamin. . .
Read More..
Saturday, July 02, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Hahaha. . . lucu ya judulnya. Bikin ngakak. Sumpah! :)) aslinya tuh plesetan dari "Deadline Skripsi", kalo diartiin satu-satu jadinya kek gini :
Death = Kematian
Line = Garis
Script = Skrip (dalam hal ini, program)
Shit = *sensor*
Siapa sih yang bakal betah ma yang namanya skripsi? Bagi aku sendiri yang baru ngrasain makhluk yang namanya skripsi, capek deh kalo dipikirin lama-lama. Sumpah, bikin eneg. Apalagi bagi manusia-manusia ber-genre komputer gini. Shit dah pokoknya, eh, siph maksud gw :)) Aku sendiri jadi mikir, besok kalo aku berencana wat nerusin ke jenjang yang lebih tinggi (entah kapan), aduhh nggak kebayang deh gimana bikin tugas akhirnya (tesis, disertasi). Sampai mampus kayaknya. Tau sendirilah ya gimana gw... Vita tetap aja Vita. Cewek yang nggak suka "belajar", bawaan orok tuh :))
Aku jadi mikir, kapan ya tu makhluk bakal berubah nama jadi Scriptsweet?
Sebenernya nih ya, yang menamakan skripsi jadi scriptshit atau scriptsweet itu yang si mahasiswa sendiri. Mau jadi shit atau sweet? Ato saking shit-nya malah jadi sweet, ato kebalikannya. Tapi satu yang perlu diingat, nama adalah doa. Hadeeehhh,, puyeng nek wiz tekan kono asline :))
Gampang sebenernya kalo pengen ngrubah si shit itu jadi sweet. Karna yang bikin susah itu karna kita ngomong susah. (Makanya jait tu mulut =)) biar gak ngomong sembarangan :)) ) Saat kita mengatakan shit, saat itulah pikiran dan otak kita tersugesti oleh kata itu, dimana itu menjadikan pikiran kita down dan malas tuk menyentuhnya. Terkadang karna saking jengkelnya, malah jadi tak terurus sama sekali. Alhasil, "nunggak" semua. Nunggak semester, nunggak spp, nunggak usia di kampus. Ribet dah pokoknya. Ini nggak berlaku bagi yang "menikmati"nya ya. . .
Kecuali jika kita mau menikmati semua step dari apa yang sedang kita buat atau kerjakan. Mengerjakan dengan hati yang senang dan jangan dijadikan beban. Aku yakin deh tuh shit bakal berubah jadi sweet. Kayak Power ranger aja jadinya :))
Tapi semuanya tetep kembali kepada diri sendiri sih. Contohnya, gw. Ni harusnya time to scriptshit (gw jadi salah satu orang yang menyebutnya begitu), bukannya time to writing rak jelas. Yah, itulah gw. Kalo gak mood ya mending gak usah dibuka aja sekalian. Mending nglakuin sesuatu yang disuka, biar yang gak mood itu ilang n pikiran nggak tambah down. Hahaha. . . Enjoy this life guys. . . ^^
--- ngomong apa sih gw ( - -") ---
Read More..
Friday, July 01, 2011
|
By Rivki Novita Putri
dear my friend,
jangan pernah berhenti bermimpi
karna mimpi adalah awal dari hidupmu
jangan pernah berhenti berdoa
karna doa membuat segalanya menjadi ada
jangan pernah menyerah pada apa yang kamu idamkan
karna penyesalan akan datang jika menyerah begitu saja
namun berhentilah ketika kamu sudah siap
kemudian bukalah lembaran baru
buang pikiran negatif tentang dirimu
bukalah pikiran positif tentang dirimu
galilah semua dan kembangkan
sehingga itu menutupi kekurangan dirimu
banyak teman mendukungmu
banyak suara menyemangatimu
jangan pernah merasa sendiri
karna kamu tidak sendiri
selamat ulang tahun kawand,
semoga apa yang kamu cita-cita segera tercapai,
apa yang kamu inginkan dikabulkan oleh Allah SWT,
dan semoga Allah SWT selalu memberikan apa yang kamu butuhkan. . .
[dedicated to Kiki Riski on July 1, 2011 for 22th years old]
Read More..
Thursday, June 30, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Kemarin untuk pertama kalinya setelah sekian lama aku tak menginjakkan ban motorku di jalanan Malioboro. Macet, pasti. Mungkin itu tak akan pernah berubah sampai kapanpun. Bukan itu yang ku herankan, tapi di sepanjang jalan Malioboro ada sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Aku melihat ada dua patung orang berjubah hitam di pertigaan jalan Malioboro - Sarkem. Aku ngeri melihatnya. Mereka tampak seperti penyihir dalam dongeng. Kemudian aku juga melihat beberapa patung berbentuk manusia di sepanjang jalan Malioboro, ada pula patung Budha di sana. Begitu memasuki kawasan Benteng Vredenburg, banyak patung guci menghiasi taman di sana.
Aku hanya berpikir, apa yang sedang terjadi di kota ini? Apa maksud dari patung-patung itu? Bisa dimaklumi jika yang dipajang adalah patung orang berbusana khas Jogja, patung tukang becak dan becaknya, dan sebagainya. Tapi bukannya menonjolkan kebudayaan Jogja yang khas, malah seakan-akan pemerintah sedang bermain-main dengan "beberapa" agama dan kepercayaan yang ada. Ah, mungkin jika didatangkan seorang ahli suling dari India, dari dalam guci-guci itu akan muncul ular kobra yang menari-nari. *khayalan tingkat tinggi
Aku jadi nggak ngerti apa yang ada pikiran pemerintah dengan meletakkan patung-patung tersebut di sepanjang jalan Malioboro. Aku jadi merasa angker jika harus melewatinya malam-malam. Secara, dalam Al Qur'an tertulis dengan gamblang bahwa setan dan iblis itu sangat suka bersembunyi pada benda-benda 3 dimensi yang menyerupai makhluk hidup. Hadeeehhh,,, tak bisa kubayangkan jika aku harus melewati jalanan itu tengah malam jika sendirian.
Apalagi patung orang berjubah itu, tinggal ditambah celurit aja tuh, jadi deh patuh penyihir atau mungkin kalo dalam dogeng adalah dewa kematian. Tapi kayaknya aku tahu deh kenapa tak ada celurit di sana. Kayaknya celuritnya lagi dipinjem ma perampok-perampok yang lagi jadi "tren" di Jogja sekarang. Hadeeehhh... ada-ada aja.
Semakin lama semakin nggak jelas dunia ini, entah apa yang sedang dipikirkan pemerintah Jogja saat ini. Fiuuhhh. . .
Read More..
Wednesday, June 29, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Aku menulis lagi. Saat ini, lagi-lagi, aku baru akan tidur begitu menyelesaikan kewajibanku sebagai seorang muslimah. Sholat Subuh. Sebenarnya badanku capek banget kalo disuruh begitu terus setiap hari. Tapi apa daya mata tak bisa merem begitu memasuki dunia "kegelapan". Duniaku sudah berputar 120 derajat. Siang dan malam sudah terbalik buatku. Jam malamku kini menjadi jam 5 am. Waktu pagiku adalah jam 1 pm. Dan sarapanku selalu jam 3 pm, itu pun jika aku berminat mandi dan menelan sesuap nasi.
Hari-hariku dipenuhi dengan pikiran untuk menyelesaikan scriptshit, layout majalah, dan menulis. Tak mau kutinggalkan, FTV, yang selalu setia menghiburku dalam kebosananku. Aku menikmati semua itu, meski terkadang aku juga selalu bilang, "oh Tuhan,,, kembalikan hidupku seperti sedia kala."
Aku sudah tak terlalu memikirkan masalah yang melilit hati dan pikiranku itu, serta waktuku. Waktuku akan terbuang sia-sia jika aku melayani permainan sang pemain yang tak punya hati itu. Ah, biarkan dia bermain sesukanya. Aku yakin, perbuatannya, siapa pun itu, pasti akan dibalas oleh Yang Kuasa. Kupikir aku lah yang harus merayu Tuhanku untuk menghentikan perbuatannya dan membukakan tabir gaib itu.
Kurasa aku harus cepat tidur. Jika tidak mataku akan segera membengkak dan menghitam siang nanti. Selamat malam dunia nyata, selamat tinggal dunia maya, selamat datang dunia mimpi. . .
Read More..
Monday, June 27, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Beberapa hari ini aku memang merasa bingung pada suatu hal. Aku bingung pada apa yang sedang menimpaku dan teman-temanku. Aku juga bingung apa yang harus kulakukan untuk menghadapi masalah itu. Awalnya aku takut, namun semakin lama aku justru jengkel merasakannya, dan pada akhirnya aku hanya bisa tertawa tertahan ketika semua yang kupikirkan menjadi kenyataan. Aku jadi semakin yakin bahwa semua perkataan dan apa yang kita pikirkan itu adalah doa untuk diri kita sendiri dan juga orang lain. Dan kenyataannya sekarang adalah aku bingung, bingung apa yang sedang kubingungkan. Aneh memang, tapi itulah kenyataannya, dan itulah yang kualami. Tak semua orang bisa mengerti seperti apa kebingunganku, atau mungkin justru hanya akulah yang mengerti apa yang sedang kubingungkan.
Namun akhirnya aku mendapatkan sebuah jawaban atas pertanyaanku tersebut, hmm... mungkin lebih tepatnya apa yang menjadi kebingunganku. Kemarin (26/6/11) aku dan temanku menemui Abi. Abi adalah dosen kami yang sedang membantu kami menghadapi masalah yang kami alami. Di sana kami mendapatkan banyak sekali pengetahuan tentang Islam. Kenapa Islam? Karna di sanalah kami bisa mendapatkan semua jawaban atas masalah kami. Mulai dari A-Z, pertanyaan kami pun terjawab. Yang kutanggap dari semua perkataan Abi dan Umi dari apa yang kubingungkan dan apa yang kualami adalah bahwa aku sedang mengalami ujian kenaikan tingkat keimananku. Bahwasanya hidup adalah pilihan. Jika kita memilih untuk maju, mungkin suatu saat kita akan menjadi gila. Jika memilih untuk mundur, itu artinya kita murtad. Dan apabila diam di tempat, itu juga beresiko, ilmu tak akan pernah kita dapatkan. Tinggal kita yang memilih, maju, mundur, atau diam di tempat.
Banyak jalan menuju rumah Abi, itu kami alami ketika kemarin hendak berkunjung ke sana. Dua jalan yang kami lewati di tutup karna sedang diadakan balap motor. Dan akhirnya kami pun melewati jalan ketiga yang harus memutar cukup jauh untuk mencapainya. Begitu pula jalan menuju taubat yang Allah berikan kepada umatnya. Banyak sekali jalan yang Dia berikan. Ada orang yang sejak kecil sudah diberikan akan nilai-nilai agama sehingga dengan sendirinya dia akan mengikuti jalan-Nya. Ada orang yang diberikan kebahagiaan sehingga ia bersyukur dan mengakui kebesaran Allah. Ada pula orang yang harus bermaksiat dulu sebelum dia menemukan jalan taubat-Nya. Tentu faktor lingkungan juga sangat menentukan jalan hidup seseorang. Namun, seperti apapun kita berkata bahwa diri kita tidak bisa melakukan sesuatu, jika Allah berkehendak maka semua itu akan terjadi. Karna Allah juga bisa dengan mudah membolak-balikan hati dan pikiran seseorang. Dia sangat pandai menuntun umat-Nya untuk menuju dan mengikuti jalan-Nya.
Jika dipikir-pikir, semua yang diberikan oleh Abi dan Umi bukanlah sebuah jawaban "iya dan tidak", tapi mereka menuntun kami dengan melogikakan semua pertanyaan kami agar kami dapat menemukan sendiri jawaban itu. Memaksa kami untuk berpikir, berpikir dan berpikir. Mereka tidak menyuruh kami untuk melakukan apa yang mereka lakukan, hanya menuntun kami untuk memilih jalan hidup yang telah terbuka lebar di depan kami. Itu yang kusuka dari mereka.
Terkadang kita memang membutuhkan sebuah jawaban "ya atau tidak", tapi untuk mendapatkan ilmu tentang jawaban "ya atau tidak" itu butuh sebuah proses. Di mana proses itu akan memahamkan kepada kita bagaimana jawaban "ya atau tidak" itu didapatkan dan yang paling penting kita tidak sekedar mengikuti jawaban yang sudah ada tersebut. Lebih mudahnya bahwa pengetahuan sangat mudah didapatkan, tapi ilmu hanya segelintir orang yang bisa mendapatkannya. Itulah yang membedakan antara pengetahuan dan ilmu.
Read More..
Wednesday, June 22, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Saya menyatakan bahwa saya percaya:
"saya yang berusaha, PLN yang menentukan!!"
itu pengalaman saya ( - -")
Read More..
Tuesday, June 21, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Siapa bilang CINTA gak bisa bikin kenyang? hahaha. . . pernah gw ngalamin tu kejadian. Ngakak deh pokoknya. Kejadiannya tuh abiz lebaran 2010. Waktu itu gw baru balik ke Jogja abiz libur lebaran. Ceritanya nih, dulu ada cowok yang lagi gw taksir. Yah, maklum lah abiz libur lebaran lama gak ketemu ma dia. Dia temen gw and gw juga gak tw gimana perasaannya ma gw. Kayaknya sih gw cuma bertepuk sebelah tangan. Tapi ya tak apalah, gw nikmatin aja. Nah, berhubung waktu tu simcard M3 gw rusak, ya udah langsung aja gw ke galeri Indosat di daerah Kota Baru begitu nyampe di Jogja. Tadinya gw ragu, mau makan dulu ato mw ke galeri dulu. Soalnya cacing di perut gw juga udah pada keroncongan. Tapi feel gw bilang, gw mesti ke galeri dulu. Ya udah, cap cup gw ke galeri sendirian.
Nah, begitu kelar ni urusan, langsung gw ke warung makan sejuta umat di Jogja, mana lagi kalo bukan Jogchick. Hahaha. . . simple, cepet, kenyang! Itu pikir gw. Baru aja nyampe di parkiran, gw liat ada helm yang kayaknya dah familiar banget ma mata gw. Perasaan gw jadi aneh tuh. Tapi ya udah, gw cuekin aja tuh helm. Masuk deh gw ke dalam. Pandangan gw spontan terarah ke dua cowok yang lagi duduk sambil makan di salah satu meja deket jalan masuk-keluar. Hahaha... ketawa gw, ternyata temen-temen sekelas gw. Say hello deh gw ma mereka, batin gw, asiiikkkk ada temen makan nihh. Biz tu mereka bilang ma gw, "eh, ada si itu juga lho..." Kaget gw mereka bilang gitu. "truz mana orangnya?" tanya gw. "Lagi ke toilet kayaknya,"
Spontan deg-degan gw, tapi ya udahlah, gw laper. Akhirnya gw balik badan n bersiap jalan ke tempat mba2 yang jual. Eh, baru mau melangkah, kaki gw tau2 berenti gak bisa gerak. Gw liat ada orang yang dimaksud ma temen-temen gw. Sapa lagi kalo bukan cowok yang lagi gw taksir. Ketawa geli gw dalam hati, tapi keringet dingin juga yang keluar. Gw paksa mulut gw buat senyum n bilang "Haiii," ke dia.
Dia cuma senyum n tanya kabar gw, ya udah gw jawab baek-baek aja. Biz tu gw langsung pesen makanan n balik nemuin temen-temen gw. Niatnya gw mau makan bareng mereka. Gw duduk di depan cowok yang gw taksir, cz cuma di situ temat yang kosong kalo gw mw gabung ma mereka. Baru aja mau makan, dua temen gw dh selesai makan. Langsung mereka pergi cuci tangan. Tinggal kita berdua deh yang ada di situ.
"Kok gak makan?" tanya gw ke cowok yang gw taksir, soalnya gw gak ngliat ada bekas makanan di depannya. "Iya, lagi puasa." katanya. "Owh," itu doank gw jawab.
Makan deh gw pelan-pelan. Biz tu gw mikir, ni yang laen kog gak balik-balik sih? Emang cuci tangan tuh butuh berapa jam? Ternyata mereka gak langsung balik ke tempat semula. Mereka duduk di bangku belakang gw. Asem, batin gw.
Tadinya gw laper banget sebelum ketemu ni cowok, tapi habiz ketemu ni cowok, apalagi duduk di depannya cuma berdua, mana dia gak makan pula, perut gw mendadak kenyang. Sebenernya dalam hati gw ketawa geli, sumpah. Akhirnya gw gak habisin tu makanan gara-gara jantung gw yang gak mw diatur. Padahal dulu, mau makan di depan dia kek, di samping dia kek, gak ada pengaruhnya.
Sampai di kost'an gw online, cerita deh gw ma temen curhat gw. Ketawa ngakak dia denger cerita gw. Hadeeehh,, bener-bener deh, gak habiz pikir gw kalo gw bisa mati kutu gitu ketemu ma cowok yang gw taksir n itu pengalaman pertama gw kayak itu. Gak lagi-lagi deh,,, ternyata cinta bisa bikin perut gw kenyang! :))
Read More..
Tuesday, June 21, 2011
|
By Rivki Novita Putri
malem ini Naff Zone, and tadi nemu ni lirik dari lagu single-nya Naff tahun berapa tuh ya, jadul pokoknya. Judulnya Jika, ni cuplikan lirik di reff-nya.
---------------------------------------
mengertilah
yang terbaik sudahlah jangan kau sesali
mengertilah
yang terbaik janganlah terus kau tangisi
mengertilah
yang terjadi sudahlah jangan kau sesali
mengertilah
yang terjadi janganlah terus kau tangisi
---------------------------------------
kesindir banget nih sebenernya,, hahaha. . . tapi jadi termotivasi juga akhirnya :D buat tetep semangat, karna hidup terus berjalan tanpa melihat status orang. Mau dia sedih kek, seneng, semuanya, yang jelas waktu terus berjalan untuk medewasakan kita. ^^ semangka!!
Read More..
Saturday, June 18, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Malam ini aku ngrasa kangen ma Rian, kangen banget. Dan seperti biasa aku selalu dengerin lagu kesukaan kita, lagunya untukku. Aku pengen ketemu kamu sayang. Tapi apa daya, sekarang kita berada di dunia yang berbeda. Aku hanya bisa berdoa untukmu sekarang. Aku kangen, sayang. I do miss u. . .
Tapi saat ini aku lagi melo, ini ungkapan hatiku. .
------------------------------------------
Resah jiwaku menanti
Mengingat semua yg terlewati
Saat kau masih ada disisi
Mendekapku dalam hangatnya cintamu
Lambat sang waktu berganti
Endapkan laraku disini
Coba tuk lupakan bayangan dirimu
Yang selalu saja memaksa tuk merindumu
Sekian lama aku mencoba
Menepikan diriku diredupnya hatiku
Letih menahan perih yang kurasakan
Walau ku tahu ku masih mendambamu
Lihatlah aku disini
Melawan getirnya takdirku sendiri
Tanpamu
Aku lemah dan tiada berarti
by Naff
-----------------------------------------
Read More..
Sunday, June 12, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Masih kelanjutan dari hari yang sama, Sabtu, 11 Juni 2011, usai bertualang di Ledok Sambi aku dan teman baikku melanjutkan perjalanan kami menuju GSP (Grha Saba Pramana) untuk sekedar menjadi suporter bagi tim robotik STMIK Amikom Yogyakarta dalam KRI (Kontes Robot Indonesia), tentu saja setelah membersihkan badan kami yang cukup bau keringat saat itu.
Dengan kostum seadanya dan "tak biasa", kami merambah tanah GSP dan mencoba menghubungi salah satu anggota tim robotik yang mau berbaik hati memasukkan kami ke dalam gedung kontes. Satu orang yang dapat kami hubungi namun tak bisa memasukkan kami ke dalam karena tak diperbolehkan oleh panitia (kagak ada tiket bro :D) dan juga karena dia sudah terlalu banyak memasukkan manusia-manusia Amikom tanpa tiket. Akhirnya kami pun duduk di depan gedung dan menghubungi teman dari teman baikku yang juga suporter tim robotik dari STMIK ASIA Malang. Tak lama bercengkrama, kami pun memutuskan untuk meninggalkan gedung itu dan menuju tujuan perjalanan kami di hari sabtu.
Tujuan berikutnya adalah Butik Viola yang terletak di pinggir Selokan Mataram. Butik bercat pink keungu-unguan itu menawarkan beragam baju, dress, sepatu, sandal, tas, dan aksesoris untuk wanita. Harganya yang cukup miring dengan model dan kualitas yang sama dengan butik-butik lainnya di Jogja, membuat kami tergiur untuk mengunjunginya. Meskipun tidak membeli salah satu dari barang-barang yang ditawarkan, namun itu cukup mengisi waktu luang kami di sabtu malam yang begitu cerah.
Usai melihat-lihat produk yang ditawarkan oleh Viola, kami lanjutkan perjalanan ini dan mendarat di rumah makan Laris, rumah makan langganan dengan menu bakaran yang bertempat di Nologaten, belakang Ambarukmo Plaza. Menu makan yang sedikit berbeda dari yang biasa kami santap tak begitu mengecewakan. Dan obrolan-obrolan "garing" yang penuh dengan kalimat "piye yo..." pun sedikit demi sedikit mulai memanas dan membuat lemas.
Dengan masalah yang berbeda-beda, namun tema yang sama. Adalah cinta yang menguras pikiran dan tenaga, dan juga waktu. Marah dan mengeluh, atau ikhlas dan biarkan mengalir seperti air. Dan kami pun mempunyai pilihan cerita tentang cinta: ditinggalkan untuk selama-lamanya oleh seseorang yang mencintai dan kita cintai untuk menghadap Sang Kholiq; hati yang digantungkan oleh orang yang kita cintai, ditarik ulur seakan-akan tak berarti apapun di matanya, namun tetap setia menunggu jawabannya; kebimbangan atas dua orang yang kita cintai dan mungkin juga mencintai kita, namun ragu dan takut untuk mengejarnya dan bimbang untuk memilih salah satu karena alasan-alasan tertentu; memutuskan kekasih yang disayang karena tak suka dikekang atau sang kekasih yang terlalu over protected sehingga dengan berat hati memutuskan hubungannya.
Satu kesimpulan yang kami dapat dari obrolan itu. Kapan ya kami bisa punya pacar idaman dan pergi berdua di sabtu malam? Atau setidaknya seseorang yang dengan tulus ikhlas menemani kita di saat senang ataupun sedih, berbagi cerita hidup dan saling mendukung satu sama lain, saling memberi semangat ketika jatuh, dan saling menemani hingga maut memisahkan. Suatu saat itu pasti. Dan akhirnya, kami berdua pun kembali ke rumah kost-kostan di daerah Condong Catur dan tidur dengan kegundahan hati masing-masing.
Inilah perjalanan dan ceritaku di sabtu malam yang ramai, namun terasa sepi di hati yang terdalam.
[backsound: D'Cinnamons - Selamanya Cinta]
Read More..
Sunday, June 12, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Hari apa yang paling spesial bagi kebanyakan masyakarat Indonesia diantara tujuh hari yang ada? Adalah Sabtu, dimana banyak orang yang mendewakan bahwa "sabtu malam" adalah hari kasih sayang bagi pasangan kekasih baik yang baru maupun yang sudah lama, bagi pasangan suami-istri, dan mungkin bagi pasangan kakek-nenek pula. Cukup bagus mendefinisikan hari sabtu malam sebagai hari kasih sayang bagi pasangan kekasih, namun bagiku hari sabtu tetaplah hari sabtu. Hari dimana semua orang di negeri tercinta ini dapat dengan bebas melakukan kegiatan diluar kegiatan rutinnya, entah untuk berkumpul bersama keluarga, berlibur, maupun untuk sekedar beristirahat melepaskan penat yang menumpuk setelah enam hari melakukan aktivitas rutinnya. Kenapa sabtu malam? Kupikir karena hari minggu adalah hari libur nasional bagi masyarakat negeri ini.
Sabtu, 11 Juni 2011, hari yang sangat melelahkan dan cukup menyenangkan meskipun masih saja ada bumbu-bumbu kesepian di hati yang paling dalam. Bermain (read. jalan) bersama salah seorang teman baik menjadi alternatif paling mujarab untuk mengusir kesepian di hari yang diagung-agungkan cukup banyak orang tersebut. Aku, yang sampai sekarang masih sendiri pun melakukan hal tersebut, karena berlibur bersama keluarga tak mungkin dilakukan untuk saat ini. Begitu pula dengan teman baikku.
Aku dan teman baikku memutuskan untuk membahagiakan diri kami dan sejenak melupakan beban hati masing-masing. Dan Flying Fox di Ledok Sambi-Kaliurang menjadi pilihan kami untuk melancarkan keinginan tersebut. Flying Fox sepanjang 200 meter di atas aliran lahar dingin Merapi cukup memacu adrenalin kami. Sungai yang terbentuk dari benturan-benturan material Merapi itu menjadi pemandangan Ledok Sambi saat ini. Hamparan pasir bercampur abu Merapi yang telah tergilas air, serta batu-batuan yang berukuran cukup besar kini menghiasi tempat rekreasi dan outbond yang dulunya nampak hijau dan asri. Namun sayangnya, kami tak membawa bekal kamera untuk mengabadikan moment ini.
Usai ber-flying fox ria, kami menjelajah area outbond di sana. Kami berjalan menuju lokasi outbond yang (saat ini) telah dipisahkan oleh material-material Merapi dan aliran sungai lahar dingin yang cukup deras. Menapaki material Merapi yang kini telah memadat dan jembatan bambu di atas aliran lahar dingin Merapi membuat tubuhku seakan masih ikut bergoyang begitu sampai di ujung jembatan. Beberapa tenda terpasang dengan megahnya di area itu. Juga bangunan berhias batu yang dulunya dijadikan penginapan bagi pengunjung kini telah disulap menjadi gudang penyimpanan kebutuhan rekreasi oleh pengelola.
Di perjalanan penjelajahan kami di area outbond, kami mendapati gemercik air yang keluar dari sebatang bambu yang ditancapkan dalam tanah di "perbukitan" itu. Aku yakin bahwa itu adalah air "tuk" atau mata air asli dari bukit itu. Karna kulihat air itu begitu jernih dan bening, mengalir dengan damainya dengan jalan yang telah terbentuk, dan mereka pun mengairi sawah-sawah di sekitarnya.
Tak cukup jauh dari tempat itu, kami bertemu dengan segerombolan anak lelaki usia 9-12 tahun sedang bermain di area outbond. Anak-anak yang mengaku bahwa dirinya "bolang" itu nampaknya warga dari desa setempat yang sedang iseng bermain di sana. "Kita tadi habis makan-makan mbak, ngrayain teman kita yang baru lulus tuh." Ungkap salah satu dari mereka menceritakan apa yang sedang mereka lakukan di sana, sambil menunjuk salah satu bocah yang dimaksud. Spontan kami iyakan saja omongan mereka karena kami juga melihat batangan kayu yang sudah menjadi arang di bawah tenda gubuk di pinggir area. Mereka juga sedikit mempertunjukkan kebolehkan mereka berjalan di atas bambu dengan kolam yang siap menangkap tubuh mereka jika tak kuasa menyeimbangkan tubuh mereka di atas bambu yang berukuran 5-7 meter. Sebelum beranjak pulang, mereka memberitahu kepada kami bahwa besok (hari ini) akan ada pertunjukan "lengger" di tempat itu dengan pemain para perangkat desa setempat. Bocah-bocah yang menarik, itu pikirku.
Seiring dengan kepulangan mereka ke habitatnya (read. rumahnya), aku dan teman baikku pun kembali ke pos awal dimana kami menitipkan helm kami. Keringat mengucur cukup deras dengan dukungan terik mentari yang masih bertahan tuk meyinari kegiatan kami. Dan akhirnya kami telah berjalan dari ujung hingga ke ujung dan kembali ke lagi ke ujung titik awal.
Setelah berpamitan dengan pengelola tempat, kami pun mengakhiri perjalanan itu dengan hati yang bungah dan berharap datang kembali ke tempat itu dengan membawa pasukan perang. Dan perjalanan kami di sabtu sore pun berlanjut menuju tempat lain, yaitu GSP (Grha Saba Pramana) menjadi tempat yang beruntung untuk kami kunjungi untuk sekedar memberi semangat kepada tim robotik STMIK Amikom Yogyakarta dalam KRI (Kontes Robot Indonesia). Meski pada akhirnya harapan kami untuk menjadi suporter yang baik tidaklah sama seperti apa yang telah kami pikirkan.
to be continued. . . ^.^
Read More..
Sunday, June 12, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Lihat ku disini
Kau buat ku menangis
Tak ingin menyerah
Tapi tak menyerah
Mencoba lupakan
Tapi ku bertahan
Kau terindah kan selalu terindah
Aku bisa apa tuk memilikimu
Kau terindah kan selalu terindah
Harus bagaimana ku mengungkapkannya
Kau pemilik hatiku
Mungkin lewat mimpi
Ku bisa tuk memberi
Ku ingin bahagia
Tapi tak bahagia
Ku ingin dicinta
Tapi tak dicinta
Kau pemilik hatiku
by Armada
Read More..
Thursday, June 09, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Lihat apa yang terjadi
Dengan semua rencanaku
Hancur semua berantakan
Dia berjalan keluar dari lingkaran hidupku
Bebas kulepaskan dia
Akupun mulai berdendang
Pasti ku bisa melanjutkannya
Pasti ku bisa menerima dan melanjutkannya
Ooh pasti ku bisa menyembuhkannya
Cepat bangkit dan berfikir
Semua tak berakhir disini
Merasakan pandanganmu
Penuh cerita dan luka
Memang begitulah semua
Jangan pernah kau menunggu
Keajaiban dunia
Bukalah satu tujuan
Pasti kau bisa melanjutkannya
Pasti kau bisa menerima dan melanjutkannya
Ooh pasti kau bisa menyembuhkannya
Cepat bangkit dan berfikir
Semua tak berakhir disini
Pasti ku bisa melanjutkannya
Pasti ku bisa menerima dan melanjutkannya
Ooh pasti ku bisa menyembuhkannya
Cepat bangkit dan berfikir
Semua tak berakhir disini
by Sheila on 7
Read More..
Saturday, June 04, 2011
|
By Rivki Novita Putri
Setiap detik namanya selalu terngiang di pikiranku
cara dia tersenyum dalam gambar-gambar itu
cara dia menulis pesan dalam setiap message-nya
kenapa tak bisa kulupakan dia barang sejenak?
masih teringat jelas cara dia berbicara
cara dia bercanda dan tertawa
cara dia memanggilku "sayang"
meski t'lah kulupa seperti apa suaranya
Setiap hari setiap waktu
hanya dia yang selalu kuingin
hanya dia yang selalu kunanti tuk tersenyum
meski ku tahu bahwa sekarang itu tak mungkin
Ketika kuingat semua itu
penyesalan pun selalu hadir dalam bayangku
selalu menghantuiku
tak bisa kulupa dalam setiap nafas hidupku
Kepada siapakah aku harus bertanya?
tentangmu yang tak kan pernah terlupa
siapakah yang bisa menjawab semua pertanyaan?
tentangmu yang tak kan bisa kulupa
Tuhan,
mungkin kami tak berjodoh di dunia
tapi masih adakah kesempatan untukku bertemu dengannya kelak?
di alam yang lain, di alam yang berbeda?
Tuhan,
ijinkan aku berteriak
ijinkan aku meluapkan rasaku
dan ijinkan aku merindunya
Tuhan,
Kau Maha Mendengar
dengarkanlah kata hatiku
dengarkanlah permohonanku
Read More..
Wednesday, May 18, 2011
|
By Rivki Novita Putri
how many sins is to be done
to obtain a fairly complex problem in this life?
and whether the problem is to merge sins
that has been done before?
life is always spinning
like as time that keeps ticking
sad, happy
crying, laughing
I,
are under current
I admit,
this time was like that myself
someone said to me
"when you have the grief, so don't be sad"
yes, I knew it
but it's hard for me
and I think not a few people
who are experiencing grief
can smile happy
above pain
and I became one of no little person
and I'm not someone who can smile over my heart aching
I'm experiencing something
may be this is a test for me so I can understand a science
or reward for what ever I do
I have it
I feel it
regret
guilt
fear
confusion
friend,
when I'm struggling to get what might be my rights
you supported me, gave me advice, led
but when it fails
why should judge me?
whether I shouldn't complain?
whether I shouldn't grieve?
was I not allowed to cry?
I need spirit
because I can not encourage myself at that time
may be true your said
only in oral and written, I believe God
I'm not you
which appears to have been implied from the entire sentence
that you're better than me
you're holier than me
do you not know?
offensive barrage came to me and only me
liver fragments were painstakingly arranged
destroyed, again, back scattering
all your words were true
all judgment me, it's true
but how you say it all
as never felt the pain in your life
I know
you say it is because you've never experienced it
you say that for the sake of kindness
but you say it wrong timing
I trust to you because you are my friend
because you know clearly what my problem
I also followed your advice
from beginning to end
I say all that is my mind
I say all my complained
but why do you say all your complained at the end of the story
at the time that it was too late
ahhhgggg never mind, enough!
I was wrong
I'm in a hurry
I always act spontaneously
I did have trouble, you
now everything is happening
I'm trying
trying to smile
trying to make my heart be happy
above the debris my collapse
as you say
I'm trying
re-arrange my life
I'm trying
believe in God
I always do without you know
though maybe in your eyes
not reflected in my behavior that I trust God
I thanks to you
cz has supported me this far
I realized, I must correct myself
to instropection myself
sorry to involve you in my problem
sorry to have to involve people you care about
now, only me
who will pursue their own
what has become a waste
above all that had happened, because of me
and this is just my emotions overflow
that cann't tell to you
cz I already know what your answer if I say all this
it's so classic, dude. . .
Read More..
Wednesday, May 11, 2011
|
By Rivki Novita Putri
iseng,
ku buka diari usangku
diari yang selalu ku update oleh berbagai curhatanku
sejak kumulai menjalani masaku sebagai seorang mahasiswi
di akhir semua curhatanku tentang cowok
selalu kutemui kalimat, "Ryan, kamu dimana?"
baru ku sadari ketika kubaca tulisan-tulisanku
bahwa aku selalu menunggunya
dan diam-diam selalu menagih janjinya untuk menemuiku
ketika ku lihat "waktu" tulisan itu dibuat
dan ku lihat kapan kali terakhir aku menulis
empat tahun sudah kulalui masa itu dalam sebuah penantian
dan hanya aku yang tahu
di malam ulang tahunku yang ke-21
aku sempat berdoa dan mengucap permohonan
agar Tuhan berkenan mempertemukan kami lagi
jika kami memang berjodoh
banyak orang datang dan pergi dari kehidupanku
dan di ulang tahunku itu
kutuliskan beberapa nama cowok
yang sedang dekat ataupun orang yang kusuka
tujuh orang kuketikan di sebuah aplikasi benama notepad di komputerku
jari-jariku mengetikan nama-nama itu lebih cepat daripada kerja otakku
sangat cepat
dan tertulis begitu saja
salah seorang temanku menyuruhku agar memilih
memilih satu nama dari ketujuh nama
hanya satu
dan harus fokus
kalian tahu siapa yang kupilih? Ryan
kurasa hanya nama itu yang terpikir olehku
sedangkan aku sendiri tak yakin apakah dia masih mengingatku atau tidak
dan temanku menyuruhku agar berdoa untuknya
satu minggu berlalu lepas dari hari ulang tahunku
nampaknya Tuhan mengabulkan permohonanku saat itu
aku mendapatkan sebuah nomor HP dari temanku
dan itu adalah nomor HP Ryan
bahagia, sangat bahagia
bisa dibilang Ryan adalah cinta pertamaku
orang yang tak pernah bisa kulupakan
meskipun aku terlambat menyadari hal itu
seperti itulah diariku bercerita
tentang aku dan semua kenanganku
dan ketika kusadari itu
aku hanya bisa menangis
menangis karna kebahagiaan yang pernah kurasakan
menangis karna harapanku yang teramat besar padanya
menangis karna penantianku yang panjang
dan menangis karna kini kusadari bahwa dia hanyalah mimpi bagiku
dia ada tapi tak ada
dia kusayangi dan menyayangiku
dari awal dia sudah tak nyata buatku
dan pada kenyataannya dia memang tak nyata buatku
seperti itulah diariku bercerita. . .
Read More..
Monday, May 09, 2011
|
By Rivki Novita Putri
the computer in front of me, still burning
two and a half hours i'm here, sits alone
music on Winamp keep spinning
i listened, but i didn't pay attention
i opened a few social network
then Yahoo! Messenger and Blogger
and also search engines which always rely on
i hope can found something there, whatever
but, i can't
i don't know why
i feel very not excited, today
i'm bored
bored about... i know nothing
feel so bored about my life, maybe
because today, whatever i do, i feels futile
why am i?
i don't wanna do anything
i just wanna sleep
my eyes feels do sting
but, i want an entertainment
you know, i wanna be happy
i'm forget how to be happy
i wanna smile
and very sad if i'm forget how to smile
i don't knew what i was thinking
mmm,, no, i knew what i was thinking
tesis, yeah
Ryan, of course
other mind, i don't know
because of not detected
today my life is very bad
bored and saturated struck my mind
i wanna run, run, and run
go to a place far, far away
where i can be alone
and i can do everything
anything i do, no one disturb me
hello God. . .
You must know that i'm bored now
what should i do?
i pray to You
i wanna be happy
be happy because of You
for everything is not in vain
i wanted to be closer to You
for everything is not in vain
God, i wanna know about Your secret
Your secret about my life, this life, anything
Help me for understand everything
and finally, i knew if You must know what i was wanted
now. . .
Read More..
Wednesday, May 04, 2011
|
By Rivki Novita Putri
ketika semua orang berbicara tentang kekasihnya
bersemangat dan antusias
bahagia terpancar pada raut wajah dan mata mereka
dan aku hanya bisa ikut tersenyum melihat mereka bahagia
ingin kurasakan lagi perasaan yang mereka rasakan
meski kutahu tak akan bisa kurasakan untuk saat ini
mungkin hanya air mata yang sanggup ceritakan lebih banyak
dari semua kata yang terlontar dari bibir ini
banya hal yang kualami ketika ia tiba-tiba menghilang
senang, sedih, tertawa, menangis
siang silih berganti malam
tetapi dia masih ada dipikiranku
dan ketika dia kembali
bahagia kurasakan seperti saat aku masih bersamanya dulu
meski kebahagiaan itu tak lama
namun, aku tetap bahagia karna aku memilikinya
sampai saat ini aku masih belum percaya bahwa dia telah tiada
rasanya baru kemarin aku mengenalnya
tapi nyatanya 4 tahun sudah aku menunggunya
dan yang paling tak kusangka adalah pertemuanku di 3 bulan sisa hidupnya
rasa bersalah
kehilangan
penyesalan
masih menghantui pikiranku
keinginanku saat ini adalah berziarah ke makamnya
menemui keluarga dan teman-temannya
tuk menemukan jawaban atas semua pertanyaan tentangnya
Tuhan, dia memang milik-Mu dan telah kembali kepada-Mu
dia sangat indah buatku dan selamanya akan menjadi yang terindah dari-Mu
sekarang, hanya bisa kuucapkan selamat jalan
semoga kuburmu menjadi tempat yang nyaman untukmu beristirahat
dan semoga kau tenang di alam sana
sampai jumpa, sampai bertemu lagi
suatu saat, di alam yang berbeda
alam yang tengah kau singgahi
Read More..