Duniaku Berputar 120 Derajat

Aku menulis lagi. Saat ini, lagi-lagi, aku baru akan tidur begitu menyelesaikan kewajibanku sebagai seorang muslimah. Sholat Subuh. Sebenarnya badanku capek banget kalo disuruh begitu terus setiap hari. Tapi apa daya mata tak bisa merem begitu memasuki dunia "kegelapan". Duniaku sudah berputar 120 derajat. Siang dan malam sudah terbalik buatku. Jam malamku kini menjadi jam 5 am. Waktu pagiku adalah jam 1 pm. Dan sarapanku selalu jam 3 pm, itu pun jika aku berminat mandi dan menelan sesuap nasi.

Hari-hariku dipenuhi dengan pikiran untuk menyelesaikan scriptshit, layout majalah, dan menulis. Tak mau kutinggalkan, FTV, yang selalu setia menghiburku dalam kebosananku. Aku menikmati semua itu, meski terkadang aku juga selalu bilang, "oh Tuhan,,, kembalikan hidupku seperti sedia kala."

Aku sudah tak terlalu memikirkan masalah yang melilit hati dan pikiranku itu, serta waktuku. Waktuku akan terbuang sia-sia jika aku melayani permainan sang pemain yang tak punya hati itu. Ah, biarkan dia bermain sesukanya. Aku yakin, perbuatannya, siapa pun itu, pasti akan dibalas oleh Yang Kuasa. Kupikir aku lah yang harus merayu Tuhanku untuk menghentikan perbuatannya dan membukakan tabir gaib itu.

Kurasa aku harus cepat tidur. Jika tidak mataku akan segera membengkak dan menghitam siang nanti. Selamat malam dunia nyata, selamat tinggal dunia maya, selamat datang dunia mimpi. . .

0 Responses

yuk, bercuap :)